•   
  •   
  •   
  •   

Apa Penyakit Asma Sudah Bisa Dideteksi Sejak Bayi?

fShare
0
Mengi (napas berbunyi lirih seperti ngik-ngik), sesak napas, dan batuk, merupakan salah satu gejala asma yang terjadi pada orang dewasa. Namun, jika bayi yang masih berusia di bawah satu tahun mengalami gejala tersebut, apa bisa dibilang gejala asma pada bayi? Kapan sebenarnya bayi bisa mendapatkan diagnosis asma? Cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Apa itu asma?

Asma adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan dalam saluran pernapasan. Peradangan ini membuat saluran pernapasan bengkak dan sangat sensitif. Akibatnya, saluran pernapasan menyempit, menyebabkan kurangnya udara yang mengalir ke paru-paru.
 
Menurut WHO, asma adalah penyakit umum di antara anak-anak. Namun, para ahli juga belum mengetahui penyebab pastinya. Asma bisa memengaruhi orang-orang dari segala usia, tetapi paling sering dimulai pada masa kanak-kanak. Faktor risikonya antara lain adalah:
 
Memiliki infeksi pernapasan (risiko tertinggi)
Memiliki alergi, eksim (kondisi alergi pada kulit)
Orangtua atau kakek dan nenek memiliki asma (punya keturunan) 
Di antara anak-anak, anak laki-laki memiliki kecenderungan terkena asma lebih sering dibandingkan anak perempuan. Namun, di antara orang dewasa, wanita lebih sering terkena penyakit ini dibanding pria.

Bisakah terjadi asma pada bayi?

Umumnya dokter belum bisa mendiagnosis atau mendeteksi asma pada bayi. Kenapa begitu? Ini karena pada bayi usia dua tahun atau ke bawah, gejala-gejala asma yang mungkin muncul masih sangat mirip dengan gejala-gejala penyakit pernapasan lainnya. 
 
Sebanyak 30 persen bayi yang berusia di bawah 3 tahun, setidaknya mengalami satu sampai dua kali gejala mengi. Gejala mengi pada bayi ini umumnya sering didiagnosis sebagai bronkiolitis. Bronkiolitis adalah infeksi paru-paru yang umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan penyumbatan pada saluran udara kecil (bronkiolus) pada paru-paru. Bronkiolitis hampir selalu disebabkan oleh virus.
 
Bronkiolitis diawali dengan gejala yang menyerupai pilek, tapi lantas meningkat menjadi batuk, napas berbunyi, dan kadang kesulitan bernapas. Gejala dari bronkiolitis pada bayi dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu, bahkan hingga sebulan. Berikut gejala bronkiolitis pada bayi yang wajib Anda ketahui:
  • Hidung berair
  • Hidung tersumbat
  • Batuk
  • Demam ringan (tidak selalu terjadi)
  • Kesulitan bernapas
  • Suara siulan
  • Infeksi telinga (otitis media) pada banyak bayi
  • Apa yang menyebabkan bronkiolitis pada bayi?
Bronkiolitis biasanya terjadi apabila virus menginfeksi bronkiolus, yaitu saluran udara yang paling kecil pada paru-paru. Infeksi menyebabkan bronkiolus membengkak dan meradang. Lendir menumpuk pada saluran udara tersebut, menyebabkan udara sulit mengalir bebas pada paru-paru.
 
Kebanyakan kasus bronkiolitis disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV). RSV adalah virus umum yang menginfeksi hampir setiap anak-anak berusia 2 tahun. Wabah infeksi RSV terjadi setiap musim dingin. Bronkiolitis juga dapat disebabkan oleh virus lain, termasuk virus yang menyebabkan flu atau pilek. Bayi dapat terinfeksi kembali dengan RSV karena ada 2 turunan dari virus.

Ada beberapa hal yang bisa memicu perkembangan asma pada bayi

  • Anda atau pasangan merokok. Hal ini bisa membuat bayi berisiko 4 kali terkena asma, dibanding dengan bayi yang bebas dari udara asap rokok di rumahnya.
  • Ibu bayi merokok saat hamil
  • Bayi Anda lahir dengan berat lahir rendah atau lahir prematur
  • Salah satu atau kedua orang tua bayi Anda menderita asma, atau kondisi alergi lainnya, seperti eksim.
  • Bayi memiliki kondisi alergi seperti eksim, atau alergi makanan.
  • Bayi tinggal di rumah yang memiliki masalah lembab atau jamur.
  • Butuh pemeriksaan dokter untuk mendiagnosis asma
Anda memerlukan bantuan dokter untuk mendiagnosis asma karena masih sulit dideteksi jika bayi Anda berada di bawah usia 2 tahun. Dokter akan membantu memberikan diagnosis asma dengan mengidentifikasi melalui gejala gejala yang ditimbulkan kemudian juga dokter akan mempertimbangkan riwayat medis keluarga apakah ada yang memiliki asma atau tidak.

Diambil dari https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/asma/mendeteksi-asma-pada-bayi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=rss
fShare
0

  

Jalan, Metode Murah Mencerdaskan Otak dan Mencegah Stres

Sobat, kali ini saya ingin membagikan tips mencerdaskan otak dan mencegah stres dengan cara berjalan.

Lebih lanjut ...

Bahaya Begadang Organ Tubuh Bisa Hancur

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran.

Lebih lanjut ...

Kesehatan, Harta bernilai Anda

kejadian nya terjadi di rumah sakit harbin, seorang pengidap kanker stadium akhir membawa sekantong uang, memohon dokter untuk menolong dia, berapa banyak duit pun bisa dikasih. 

Lebih lanjut ...

Jangan Takut Lelah, Ada Banyak Manfaat Jalan Kaki

Jalan kaki tidak hanya merupakan olahraga yang murah dan ringan, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berjalan kaki Anda bisa mengurangi stres, menurunkan berat badan, mencegah diabetes dan masih banyak lagi fungsi lainnya.

Lebih lanjut ...

Awas! Ternyata Vape Bisa Meledak di Wajah Anda

Saat ini banyak orang yang beralih dari rokok biasa ke rokok elektrik alias vape. Vaping menawarkan cara baru untuk merokok, ada berbagai macam rasa yang bisa Anda coba.

Lebih lanjut ...

Jalan Pagi ke 3 Negara

Biasanya kebanyakan orang pergi ke luar negeri hanya sekedar untuk jalan-jalan. Namun beda ceritanya, kalau ke luar negerinya sekaligus untuk jalan pagi. Apalagi dalam 5 hari, bisa langsung jalan pagi ke 3 negara? Bayangkan, luar biasa bukan?

Lebih lanjut ...

5 Cara Kilat Menghilangkan Jerawat Dalam Semalam

Besok ada acara penting di kantor, pesta yang sudah ditunggu-tunggu, atau bahkan kencan dengan gebetan, tapi hari ini mendadak ada jerawat bengkak merah muncul di wajah.

Lebih lanjut ...

Ada Orang yang Alergi Makanan Manis, Apa Sebabnya?

Gula tidak hanya ada dalam secangkir teh atau kopi. Gula juga ditemukan dalam berbagai makanan sehari-hari Anda, termasuk di dalam buah. Tubuh memerlukan asupan gula untuk menghasilkan energi.

Lebih lanjut ...

Setelah Kemoterapi, Kapan Rambut Bisa Tumbuh Lagi Seperti Dulu?

Banyak pasien yang mungkin sudah diberi tahu tentang efek samping kemoterapi, salah satunya rambut rontok. Namun, sebagian besar dari mereka merasa kaget akibat efek samping obat ini bisa sampai membuat rambut mereka habis dan botak.

Lebih lanjut ...

Awas, Makan Singkong Mentah Bisa Sebabkan Keracunan Sianida

Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan singkong. Bahkan, di beberapa daerah di Indonesia, singkong dijadikan sebagai makanan pokok. Namun, tahukah Anda jika terlalu banyak makan singkong akan meningkatkan risiko keracunan sianida? 

Lebih lanjut ...

Diganti Robot, 60.000 Karyawan Foxconn kena PHK

Belum lama Formulator kita memberikan pencerahan mengenai bagaimana Revolusi Robotik akan mempengaruhi hidup kita.

Lebih lanjut ...

Suara Google Assistant Makin Manusiawi dengan Teknologi DeepMind

Liputan6.com, Jakarta - Asisten virtual memang menjanjikan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan perangkat. Namun dengan teknologi saat ini, asisten virtual yang ada masih terkesan kaku dan masih mirip mesin.

Lebih lanjut ...

Seram, Dua Robot Facebook Ciptakan Bahasa Sendiri

Jakarta - Peneliti di Facebook Artificial Intelligence Research membangun dua buah chatbot dengan kecerdasan buatan dengan tujuan untuk meniru proses negosiasi manusia. Namun robot itu terpaksa mereka matikan, kenapa?

Lebih lanjut ...

Robot Dan Kendali Dengan Sistem Cloud

Dengan zaman yang semakin maju, teknologi semakin canggih, itulah yang terjadi saat ini. Perkembangan teknologi saat ini sangatlah cepat dalam hitungan bulan beberapa generasi teknologi baru pun mucnul dengan peningkatan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya, saat ini saya akan membahas mengenai perkembangan robotika.

Lebih lanjut ...

Digantikan Robot, 6 Profesi ini Semakin Punah

Teknologi yang makin maju membuat pekerjaan manusia kini menjadi semakin mudah. Beberapa penemuan baru di bidang teknologi pun ada yang membuat robot untuk mengerjakan pekerjaan yang tadinya dikerjakan oleh manusia.

Lebih lanjut ...

Robot Cerdas Ancam Jutaan Pekerjaan

Kemajuan dalam kecerdasan buatan akan segera menghasilkan robot yang mampu melakukan banyak hal, layaknya manusia.

Lebih lanjut ...

Jutaan Pemetik Teh Terancam Digantikan Robot

Jakarta - Di masa depan, banyak pekerjaan diprediksi bakal digantikan robot. Termasuk jutaan pekerja di industri teh terancam oleh teknologi canggih itu.

Lebih lanjut ...

Kata Jokowi: Jangan gagap pada Ekonomi Digital

Demo taksi konvensional terhadap kehadiran taksi berbasis aplikasi telah menyadarkan Indonesia tentang kehadiran ekonomi digital tidak lagi bisa dibendung. Jokowi sebagai presiden yang visioner dan mendukung ekonomi kreatif mengingatkan supaya para pejabat dan para pelaku bisnis tidak gagap dalam menghadapi ekonomi digital. 

Lebih lanjut ...

Pertama di Dunia, Arab Saudi Beri Kewarganegaraan Pada Robot

yadh - Arab Saudi menjadi negara pertama di dunia yang memberikan kewarganegaraan pada robot. Robot tersebut bernama Sophia.

Lebih lanjut ...

Robot Pemotong Sayur Buatan Siswa SD Surabaya Sabet Medali Perak

Siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yang tergabung dalam tim ekstrakurikuler robotika berhasil menciptakan robot pemotong sayur.

Lebih lanjut ...

All for Joomla All for Webmasters